Teros Post – Informasi Pendidikan Terkini
Sebanyak 131 satuan pendidikan di Kabupaten Lombok Timur resmi menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Afirmasi pada Tahun Anggaran 2026 dengan total anggaran lebih dari Rp3 miliar. Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
BOS Afirmasi sebagai Penghargaan Kinerja Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Nurul Wathoni, menjelaskan bahwa BOS Afirmasi diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja sekolah yang tercermin dalam rapor pendidikan berbasis data Dapodik.
Artinya, semakin baik kualitas dan tata kelola sekolah, semakin besar peluang untuk mendapatkan tambahan bantuan operasional dari pemerintah.
Sebaran Penerima BOS Afirmasi
Bantuan ini disalurkan kepada berbagai jenjang pendidikan, yaitu:
5 PAUD
5 PKBM
79 SD
30 SMP
Perbedaan jumlah penerima di setiap jenjang disesuaikan dengan hasil evaluasi dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Dorongan untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan
Menurut Kadis Dikbud Lombok Timur, program ini bukan sekadar bantuan dana, tetapi juga stimulus moral dan akademik agar sekolah terus berbenah.
“Sekolah yang memiliki rapor pendidikan baik mendapatkan reward. Ini diharapkan memacu sekolah lain untuk terus berbenah dan meningkatkan prestasi,” ujarnya.
Dengan sistem ini, pemerintah berharap tercipta kompetisi positif antar sekolah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Tahap Pencairan dan Pemanfaatan Dana
Saat ini, seluruh sekolah penerima telah diminta untuk melengkapi dokumen pencairan sesuai ketentuan. Pemerintah daerah menegaskan agar dana BOS Afirmasi digunakan secara tepat sasaran sesuai petunjuk teknis (juknis).
Pemanfaatannya diharapkan dapat mendukung:
Peningkatan kualitas pembelajaran
Penguatan sarana dan prasarana sekolah
Pengembangan kompetensi guru
Peningkatan layanan pendidikan kepada siswa
Kesimpulan
Program BOS Afirmasi 2026 menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Lombok Timur. Dengan total dana yang mencapai miliaran rupiah, program ini diharapkan mampu memperkuat sistem pendidikan yang lebih merata, berkualitas, dan berkelanjutan.
Teros Post mencatat, keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada transparansi, akuntabilitas, dan komitmen setiap sekolah dalam mengelola dana bantuan secara profesional.

Komentar
Posting Komentar